Jakarta, Polimedia News – Perhelatan akbar tahunan yang paling dinanti oleh para sineas muda, Festival Film Polimedia 2026, secara resmi dibuka hari ini. Mengangkat tema besar "Visualizing the Future: Unlocking Local Stories", festival tahun ini memecahkan rekor dengan menerima lebih dari 80 karya film pendek kiriman mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Acara pembukaan yang megah ini diselenggarakan di Gedung Auditorium Utama Kampus Polimedia dan dihadiri oleh jajaran direksi, praktisi industri perfilman nasional, serta ratusan mahasiswa yang memadati area bangku penonton sejak pagi hari. Sesi pembukaan ditandai dengan pemukulan gong digital secara simbolis dan pemutaran cuplikan (trailer) dari nominasi film terbaik.
"Tahun ini kualitas sinematografi, penataan suara, hingga kedalaman cerita yang dibawakan oleh teman-teman mahasiswa meningkat sangat drastis. Kami melihat banyak potensi sineas masa depan lahir dari ajang ini." — Sarah Susanti, Juri Utama & Praktisi Visual
Selain penayangan dan kurasi film kompetisi, rangkaian kegiatan festival juga akan dimeriahkan oleh beberapa agenda sub-event menarik lainnya, seperti masterclass penulisan naskah (scriptwriting workshop), pameran poster film indie, hingga sesi bedah teknis penyuntingan audio bersama para ahli. Festival ini direncanakan berlangsung selama empat hari ke depan dan akan ditutup dengan malam penganugerahan penghargaan (Awarding Night) untuk kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Skenario Terfavorit.